Sunday, May 12, 2013

Oksidasi Biologi

Apa itu oksidasi biologi?

Oksidasi biologi pada prinsipnya adalah peristiwa yang terjadi atas dasar  dua mekanisme yaitu oksidasi dan reduksi. Dimana oksidasi merupakan pengeluaran elektron dan sebaliknya reduksi adalah menerima elektron. Setiap oksidasi akan disertai reduksi. Prinsip ini berlaku bagi sistem biokimia secara umum.

Meskipun  "oksidasi" mempunyai arti sebagai suatu proses yang didalamnya terdapat peran serta oksigen. Namun pada  proses oksidasi belum tentu  terdapat keterlibatan molekul oksigen, misalnya oksidasi yang terjadi dengan bantuan enzim dehidrogenase. 

Kehidupan hewan tingkat tinggi bergantung pada pasokan oksigen untuk respirasi, yaitu proses sel memperoleh ebergi dalam bentuk ATP dari reaksi terkendali hidrogen dengan oksigen untuk membentuk air.

Perubahan energi bebas akibat reaksi oksidasi-reduksi setara dengan kecenderungan reaktan mendonasikan atau menerima elektron. Perubahan ini disimbolkan sebagai "Delta G0". Secara numerik dapat juga dinyatakan sebagai potensial redoks, misalnya potensial elektroda hidrogen sebesar -0,42. Potensial elektroda diukur biasanya pada ph 7,0.

Pada proses oksidasi atau oksidasi-reduksi terdapat enzim yang sangat berperan yaitu enzim oksidoreduktase. Enzim ini diklasifikasikan menjadi empat kelompok, yaitu (1) Oksidase (2) dehidrogenase (3) hidroperoksidase (4) oksigenase.

Berikutnya akan dibahas berdasarkan cara kerja ke-4 klasifikasi enzim di atas.